Latest topics
» (Coba2) membuat ATS utk penurun Nitrat dan Phospat
Yesterday at 16:50 by pitoyop

» Jual lampu Ai second
Yesterday at 14:55 by Starreef

»  Ready Stock 1. Skimz SN 127 Protein skimmer kapasitas 500 liter
Yesterday at 12:22 by Adminjava

» How to Start Marine Tank - Part 1 : What You Need Before Starting
Thu 15 Nov 2018, 18:32 by orenjust

» TOTY IFC2018 - Aria, Jakarta Selatan
Thu 15 Nov 2018, 12:24 by Aria

» Ready stock 1. Dr Tim One and Only 4 oz (Bacteria untuk memasukan ikan secara instan)
Thu 15 Nov 2018, 11:08 by Adminjava

» cara mengatasi coral yg lg stress
Thu 15 Nov 2018, 10:23 by Batavia_Aquatic

» Jenis ikan baik dan tidak terhadap coral
Thu 15 Nov 2018, 10:17 by Batavia_Aquatic

» Tank belum jadi (Tank belajar..) :D _TOTY IFC-2018
Thu 15 Nov 2018, 05:52 by pitoyop

» Ready stock 1. skimz sm 257 (protein skimmer kapasitas 3000 L)
Wed 14 Nov 2018, 12:30 by Adminjava

» Ready Stock 1. Tunze Turbelle Nano Stream 6020 2. Tunze Turbelle Nanostream 6015
Tue 13 Nov 2018, 10:47 by Adminjava

» Tank Qoezoet2 - TOTY-IFC2018 - BOGOR
Mon 12 Nov 2018, 13:56 by indra nyimak

» TOTY IFC2018 - Tank Anak Tepi Sungai Mahakam
Mon 12 Nov 2018, 13:54 by indra nyimak

» TOTY-IFC2018 - EPv1
Mon 12 Nov 2018, 13:53 by indra nyimak

» Ready Stock Skimz SuperSilent Wavemaker Pump garansi 1 tahun
Thu 08 Nov 2018, 12:37 by Adminjava

» Jual chiller hailea hc130a
Sun 04 Nov 2018, 17:57 by nagal

» EPV2 Reef Tank From Bali_TOTY-IFC2018
Sat 03 Nov 2018, 20:29 by eddy putra

»  2ND - ANNIVERSARY BIG SALE & CLEARANCE OLD STOCK!! Sampai 5 November 2018
Sat 03 Nov 2018, 13:16 by Adminjava

» Ready stock DD Salt - H2Ocean Natural Reef Salt
Sat 03 Nov 2018, 13:14 by Adminjava

» Onde mande tank, TOTY-IFC2018
Wed 31 Oct 2018, 23:07 by Denny Padank

» Recovery Tank from Newbe - TOTY 2018 Jaksel
Wed 31 Oct 2018, 13:00 by Kurniawantd

» Ready stock Spectra aqua knight 30W CREE Nano Aquarium LED w/Mount
Tue 30 Oct 2018, 11:43 by Adminjava

» Tanya Jawab dan Konsultasi seputar Lampu/pecahayaan Aquarium
Mon 29 Oct 2018, 22:21 by Ahmad Fauzi

»  2ND - ANNIVERSARY BIG SALE & CLEARANCE OLD STOCK!! Sampai 5 November 2018
Sun 28 Oct 2018, 11:34 by Adminjava

» Dupla Bacter M isi 20 Pieces (germany
Sun 28 Oct 2018, 11:08 by Adminjava

» The "Mission Almost Impossible" Marine Ornamental Fish - Powder Blue Tang
Thu 25 Oct 2018, 21:54 by Irmanhambali

» Lendir di tak 100m x 40mm x 40mm
Tue 23 Oct 2018, 21:53 by Batavia_Aquatic

» Our Product
Sun 21 Oct 2018, 21:42 by Raymondcoralkingdom

» Ready stock Royal Aiptasia Controler
Sun 21 Oct 2018, 13:22 by Adminjava

» 2ND - ANNIVERSARY BIG SALE & CLEARANCE OLD STOCK!! Sampai 5 November 2018
Fri 19 Oct 2018, 12:12 by Adminjava

Top posters
Anaknemo (771)
 
Admin (635)
 
Batavia_Aquatic (582)
 
indra nyimak (356)
 
erms (302)
 
rheinhard (296)
 
syedjilani (276)
 
Giest (273)
 
rully chank (183)
 
Barista7105 (183)
 

Tips Merawat Aquascape

Go down

default Tips Merawat Aquascape

Post by greendonesia on Thu 24 Apr 2014, 00:24

[You must be registered and logged in to see this image.]
1. Mengganti air yang menguap
Penguapan air akuarium sangat bergantung pada suhu dan tipe akuarium. Suhu yang tinggi mengakibatkan banyak terjadi penguapan. Tipe akuarium yang banyak mendapatkan sinar akan menguapkan air lebih banyak dibandingkan akuarium yang lebih sedikit menerima sinar.
Penguapan menyebabkan konsentrasi berbagai bahan seperti garam, kalsium, bahan kimia dan polutan hasil metabolisme ikan menjadi lebih pekat, sehingga perlu segera ditambahkan air yang baru. Penambahan air untuk mengganti air yang menguap ini bisa dilakukan setiap hari atau setiap minggu, tergantung banyaknya air yang menguap.
2. Membersihkan kaca akuarium dan mengganti air
Pencahayaan yang cukup tinggi dalam aquascaping mampu memicu pertumbuhan lumut di dinding kaca akuarium. Banyak cara untuk menghambat pertumbuhan lumut tersebut. Salah satunya dengan menggunakan hewan pemakan lumut seperti Ikan Siamese algae eater, otocinclus sp. , malaysian snail, ramshorn, pond snail, mystery snail dan udang red cherry. Cara lain untuk membersihkan kaca dan menghambat pertumbuhan lumut adalah dengan menggunakan obat anti lumut / alga seperti stop algae dan vitriol 5%. Penggunaan obat anti algae ini harus sesuai dengan petunjuk penggunaan yang tertera dalam kemasannya karena dosis yang terlalu banyak akan mematikan tanaman air. Untuk pembersihan kaca akuarium secara manual /sendiri, kita dapat menggunakan alat seperti magnet pembersih, silet yang tajam, busa resin, atau dacron.
Tidak ada aturan mengenai frekuensi pergantian air di akuarium. Hal ini sangat berhubungan dengan kepadatan ikan dan tanaman air. Namun, sebagai patokan setiap minggu lakukan pergantian 20 – 30 % dari volume air akuarium atau setiap bulan pergantian sebanyak 50 – 60 % dari volume air akuarium. Air yang dipakai sebaiknya diendapkan terlebih dahulu selama semalam dan diaerasi dengan aerator karena dikawatirkan kadar kaporit didalam air yang cukup tinggi akan berbahaya bagi ikan dan tanaman air apabila air tersebut tidak diendapkan terlebih dahulu.
3. Pemupukan
Pemupukan dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Penggunaan pupuk sebaiknya dilakukan secara rutin dan kontinu. Ketidakteraturan penggunaan pupuk mengakibatkan tanaman menguning bahkan mati. Jenis pupuk yang biasa digunakan yaitu pupuk cair yang takaran penggunaannya telah tertera di kemasannya dan dapat dengan mudah ditemukan di toko aquascaping.
4. Pengecekan sistem filter
Tugas filter adalah membantu menjaga kualitas air  di akuarium tetap baik secara biologis, mekanis, dan kimiawi. Oleh karena itu kondisi filter harus tetap baik. Bila terlalu banyak kotoran di filter, aliran air dalam filter akan terbendung sehingga mengurangi pergerakan air dalam akuarium dan memberi beban berlebih pada pompa air. Terlalu banyak kotoran di filter juga akan membuat limbah yang ada  di air lebih banyak daripada perombakan limbah di filter. Pembersihan filter sebaiknya minimal tiap minggu sekali sehingga kebersihan akuarium tetap terjaga.
5. Pembersihan gravel / substrat
Pembersihan gravel perlu dilakukan karena gravel sering ditutupi lumut, algae dan kotoran ikan sehingga membuat penampilan akuarium kurang baik. Fungsi pembersihan lainnya yaitu mencegah dekomposisi kotoran ikan yang nantinya akan bersifat toksik bagi ikan. Pembersihan gravel biasanya dilakukan pada permukaan gravel bagian atas saja dengan cara disifon dengan menggunakan selang. Dalam hal menyifon perlu diperhatikan ukuran selang yang digunakan karena akan berhubungan dengan daya hisap air yang dihasilkan. Semakin besar selang maka semakin besar daya hisap air ayng dihasilkan. Oleh karena itu kita harus teliti dalam memilih selang yang digunakan karena dikawatirkan akan mengeruhkan air serta mencabut perakaran tanaman. Untuk frekuensi pembersihan gravel biasanya setiap 1 bulan sekali.
6. Perawatan tanaman air
Tanaman air yang ditanam tentu akan mengalami pertumbuhan sehingga perlu adanya perawatan secara berkala. Perawatan tersebut mencakup pemangkasan tanaman dan pembersihan tanaman dari daun – daun yang telah mati. Fungsi dari pemangkasan yaitu untuk mempercantik tanaman, juga merangsang tumbuhnya cabang – cabang baru. Pemangkasan dapat menggunakan gunting yang tajam. Bagian yang dipangkas biasanya bagian pucuk atau bagian yang menutupi tanaman lainnya.
7. Pengecekan kualitas air
Kualitas air yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan aquascaping ialah CO2 (karbondioksida) bebas, oksigen terlarut (DO), siklus nitrogen, pH, suhu, dan kesadahan. Karbondioksida merupakan faktor yang amat penting dalam pemeliharaan aquascape. Karbondioksida bebas berfungsi untuk membantu mencegah pertumbuhan lumut karena dapat mengoptimalkan proses fotosintesis tanaman air, serta menjaga keseimbangan asam basa dalam perairan karena berperan dalam mempertahankan keberadaan kalsium bikarbonat dalam larutan. Karbondioksida dalam akuarium didapat dari  hasil respirasi organisme air dan difusi langsung dari atmosfer. Jumlah tersebut belum memenuhi kebutuhan karbondioksida untuk tanaman dalam akuarium, sehingga perlu dilakukan penambahan kandungan karbondioksida bebas dalam akuarium untuk mengoptimalkan fotosintesis tanaman air. Karbondioksida tersebut akan berpengaruh terhadap pH air, yaitu semakin tinggi karbondioksida bebas, maka pH air akan semakin rendah (makin asam), begitu pula sebaliknya, karena terjadi pergeseran reaksi dari bikarbonat ke karbonat dan dari karbonat ke hidroksida. Pada umumnya kisaran 10 – 30 ppm karbondioksida besas sudah sangat baik untuk tanaman air.
avatar
greendonesia
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 4
Points : 1681
Reputation : 0
Join date : 2014-04-23
Location : Bandung

Back to top Go down

default Re: Tips Merawat Aquascape

Post by aquahobby on Thu 24 Apr 2014, 10:16

mantap gan, infonya sangat bermanfaat  Twisted Evil Twisted Evil 
avatar
aquahobby
Small Fish
Small Fish

Posts : 41
Points : 1718
Reputation : 0
Join date : 2014-04-18

Back to top Go down

default Re: Tips Merawat Aquascape

Post by H on Fri 06 Jun 2014, 21:40

paling repot siphon substrat
aduhaaai
Very Happy

H
Small Fish
Small Fish

Posts : 34
Points : 1661
Reputation : 0
Join date : 2014-06-06

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum