Latest topics
» Ready stock 1. Dr Tim's Waste Away Time Release Gel Double (60 gal) Bacteria
Today at 11:06 by Adminjava

» Ready stock 1. Digital Refractometer Salinity & Temperature
Today at 10:38 by Adminjava

» Ready stock 1. MYSIS RS LIQUID
Yesterday at 11:54 by Adminjava

» TOTY IFC 2018- Hong lie pasuruan, baru mau mulai 80x80x40
Sat 08 Dec 2018, 21:35 by HongLie

» stok zoa Desember 2018 di TOKOPEDIA
Sat 08 Dec 2018, 20:52 by Fraghut

» How To Start Marine Tank - Part 2 : Getting Started With Your Tank
Sat 08 Dec 2018, 14:52 by Batavia_Aquatic

» Do it right : Cycling
Fri 07 Dec 2018, 09:12 by orenjust

» Share Zoanthids, Palys & Palythoa ID
Fri 07 Dec 2018, 07:54 by Batavia_Aquatic

» Tank belum jadi (Tank belajar..) :D _TOTY IFC-2018
Wed 05 Dec 2018, 17:07 by pitoyop

» Sekilas tentang ikan Molly
Mon 03 Dec 2018, 16:22 by Masferdi

» Sekilas tentang ikan guppy
Mon 03 Dec 2018, 16:18 by Masferdi

» Ready stock 1. Dupla Marin Easy Marin Liquid 500 ml
Mon 03 Dec 2018, 12:47 by Adminjava

» Ready stock 1. HOBBY ARTEMIX - Artemia brine shrimp eggs
Mon 03 Dec 2018, 12:08 by Adminjava

» Ready stock 1. Apex Neptune System ATK -ATO (auto top off) system
Sun 02 Dec 2018, 14:16 by Adminjava

» Ready stock 1. Fluval SEA SP6 Pump 12300lph
Sat 01 Dec 2018, 14:51 by Adminjava

» TOTY IFC 2018 - Ciamis
Sat 01 Dec 2018, 08:49 by indra nyimak

» Onde mande tank, TOTY-IFC2018
Sat 01 Dec 2018, 00:12 by Denny Padank

» Ready ctock 1. Caribsea ARAG-ALIVE SPECIAL GRADE Live Sand - 10 KG
Fri 30 Nov 2018, 11:24 by Adminjava

» TOTY IFC2018 - Tank Anak Tepi Sungai Mahakam
Fri 30 Nov 2018, 10:50 by Denn Rustanto

» Tank Qoezoet - TOTY-IFC2018 - BOGOR
Thu 29 Nov 2018, 10:55 by rhieyant

» Recovery Tank from Newbe - TOTY 2018 Jaksel
Wed 28 Nov 2018, 22:54 by Batavia_Aquatic

» Pico tank 35x35x35
Wed 28 Nov 2018, 22:50 by Batavia_Aquatic

» TOTY-IFC2018 - EPv1
Wed 28 Nov 2018, 22:49 by Batavia_Aquatic

» Tanya Jawab dan Konsultasi seputar Lampu/pecahayaan Aquarium
Mon 26 Nov 2018, 14:08 by Batavia_Aquatic

» Ready stock 1. AlgaGen ApoCyclops Pods
Sun 25 Nov 2018, 12:18 by Adminjava

» How to Start Marine Tank - Part 1 : What You Need Before Starting
Sun 25 Nov 2018, 10:58 by Batavia_Aquatic

» (Coba2) membuat ATS utk penurun Nitrat dan Phospat
Fri 23 Nov 2018, 10:38 by pitoyop

» Ready stock 1. Royal Nature Nitrate Remover 1000 ml, 2. Royal Nature Phospate Remover 1000 ml
Fri 23 Nov 2018, 10:22 by Adminjava

» Ready stock 1. CaribSea PhosBuster
Thu 22 Nov 2018, 10:01 by Adminjava

» Ready stock Caribsea live sand
Mon 19 Nov 2018, 13:12 by Adminjava

Top posters
Anaknemo (771)
 
Admin (635)
 
Batavia_Aquatic (598)
 
indra nyimak (357)
 
erms (302)
 
rheinhard (296)
 
syedjilani (276)
 
Giest (273)
 
Adminjava (189)
 
Barista7105 (183)
 

Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

 :: Lain-Lain

Go down

default Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by Cien on Wed 07 May 2014, 23:00

Pertanyaan ini mengingatkan saya ketika beberapa waktu lalu mancing di sebuah pulau resor di kepulauan Seribu. Ketika itu hari libur jadi tidak heran suasana begitu ramai di pulau tersebut. Saya perhatikan banyak turis membawa alat pancing, rasanya memang tidak lengkap kalau piknik ke pulau  tak melengkapi diri dengan alat pancing. Terasa amat menyenangkan berlibur sambil mancing di pulau, dan itulah yang saya tangkap dari keceriaan yang terbayang di wajah para turis ini.
Saat itu sudah pukul 9.10, kapal baru sandar di dermaga pulau. Setelah check in dan meneguk welcome drink, saya menuju kamar yang disediakan. Mumpung suasana pagi masih tersisa dan matahari belum meninggi, saya langsung ke luar kamar bergegas menuju dermaga, tentu dengan  membawa perlengkapan mancing. Sesampai di dermaga ternyata sudah ada beberapa orang yang mancing. Setelah bertegur sapa sejenak, saya langsung duduk di tepi dermaga dan mancing bersama mereka. Walau tidak saling mengenal, kami lekas saja akrab, mungkin karena kesamaan hobi.
Melihat piranti mancing yang saya gunakan, mereka merasa heran. Joran tegek yang sudah terhunus panjangnya 4.5 meter tanpa reel, beserta pancing garong dan sebutir pelampung mungil, semua ini tidak lazim bagi hobiis mancing di laut. Terlebih lagi ketika melihat saya menyusupkan umpan berupa sejumput lumut di atas pancing garong. Mancing apaan tuh?!
Sebentar saja, tidak sampai 10 menit, keheranan itu membuncah menjadi sebuah keterkejutan! Bagaimana tidak, mata saya yang sejak tadi fokus ke pelampung menangkap adanya getaran khas tanda umpan sedang dimakan baronang, spontan joran disentak tapi langsung gerakan joran tertahan dan terasa berat karena adanya perlawanan ikan di bawah sana. Joran tegek yang panjang itu melengkung hebat, ujungnya menukik tajam ke laut. Saya berusaha mempertahan kan supaya ikan tidak melesat ke kolong dermaga. Mantap nih, kuatnya perlawanan meyakinkan saya bahwa ikan yang terpancing lumayan ukurannya. Benar-benar luar biasa tarikan ikan di bawah sana, selain ngotot untuk buron ke kolong dermaga, ikan juga terus menekan ke bawah. Merasakan tenaga ikan yang sangat prima, saya tidak berani memaksanya untuk segera muncul ke permukaan, kuatir kenur putus ataupun ikan mocel.
Akhirnya setelah berkutat ke sana ke mari tanpa membuahkan hasil, ikan pun menunjukkan gelagat takluk dan perlahan-lahan mau diajak muncul ke permukaan air. Munculnya sosok ikan ke permukaan air dan kemudian terangkat ke dermaga disambut seruan “Waah…wah wah!” karena memang ikan baronang yang terpancing ukurannya lumayan besar. Tidak heran gigih perlawanannya. Itu baru seekor. Kemudian dalam tempo sejam kemudian, ada belasan lagi  baronang yang berhasil dirilis di cool box. Peristiwa semacam ini biasa saja bagi seorang pemancing baronang, namun tidak demikian bagi orang-orang di sekitar saya waktu itu. Melihat kenyataan betapa sederhananya piranti mancing yang saya gunakan, namun ternyata amat efektif, menghadirkan sebuah tanda tanya besar bagi mereka. Tak kuasa menahan rasa ingin tahu, terlontarlah pertanyaan: “Mengapa pancingnya berbentuk seperti itu? Koq umpannya rumput/lumut? Bagaimana kalau pakai pancing biasa  dan umpannya udang/cumi?”
Entah sejak kapan terus terang saya sendiri tidak tahu, namun yang jelas di era tahun 1980an ketika saya pertama kali mancing baronang, saat itu sudah lazim penggunaan pancing garong untuk mancing baronang. Cuma ketika itu masih sering dijumpai pancing garong yang dibentuk dengan ikatan kenur, di samping yang sudah disorder seperti yang beredar sekarang ini. Harus diakui, teknik pancing garong untuk mancing baronang amatlah efektif dan efisien. Tak perlu diragukan lagi karena banyak buktinya. Ini bukan sebuah hipotesa, tapi sudah jadi sebuah kesimpulan yang sahih.
Jika kita menggunakan pancing engkel/tunggal dengan umpan segar seperti udang/irisan cumi maka yang menyambar umpan adalah ikan-ikan jenis lain atau ikan karang dan rata-rata berukuran kecil-sedang mengingat kedalaman dermaga yang hanya beberapa meter saja. Umpan segar seperti itu adalah umpan umum untuk mancing di laut, dan boleh dibilang semua ikan menyukai udang/cumi. Bisa saja baronang ikut terpancing tetapi itu kejadian yang jarang sekali. Apalagi jika di sebelah anda ada pemancing baronang yang bersenjatakan lumut, siapkan mental menjadi penonton. Jadi kalau memang targetnya ikan baronang, sepantasnyalah kita menyajikan menu kegemarannya: lumut.
Jodoh umpan lumut adalah pancing garong. Perlu disadari baronang memakan umpan tidak menyergap atau mencaplok seperti ikan kerapu/kakap dll, melainkan dengan cara menggerogoti/mengerat atau makan sedikit demi sedikit. Perhatikan bila seekor kelinci makan sayur kangkung, persis seperti itu visualisasinya. Maka wajar ikan baronang itu disebut rabbitfish. Karena cara makan yang apik itu, maka peran pancing garong menjadi signifikan. Pemancing pun dituntut proaktif, begitu terlihat pelampung menunjukkan sinyal umpan yang letaknya di atas pancing garong itu sedang digerogoti ikan maka dalam tempo sekedipan mata joran tegek harus disentak dan pancing garong akan menyambar targetnya. Jika tidak, umpan habis sia-sia.
Bagaimana jika umpan lumut dijodohkan dengan pancing engkel/tunggal? Bisa saja namun hasilnya takkan memuaskan, lagipula bila  telah merasakan ampuhnya sebuah pancing garong dalam mancing baronang, saya yakin anda tidak akan pernah berpikir lagi menggunakan pancing engkel  digabungkan dengan umpan lumut, seper
ti mancing ikan nila. Mancing di laut yang airnya dinamis dengan di kolam yang airnya dangkal dan statis tentu dua hal yang berbeda sama sekali dan tidak bisa disejajarkan.(Bersambung….)

[You must be registered and logged in to see this image.]
Baronang, si mulut mungil penggemar lumut

[You must be registered and logged in to see this image.]
Rame-rame mancing baronang di dermaga pulau

[You must be registered and logged in to see this image.]
Panen baronang di dermaga

[You must be registered and logged in to see this image.]
S t r i k e !
avatar
Cien
Sponsor
Sponsor

Posts : 41
Points : 1788
Reputation : 0
Join date : 2014-04-19

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by DerPanzer on Wed 07 May 2014, 23:49

Jadi kepengen mancing nih....ud lama ga mancing heheh
avatar
DerPanzer
Medium Fish
Medium Fish

Posts : 55
Points : 1725
Reputation : 3
Join date : 2014-05-06

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by Cien on Thu 08 May 2014, 19:48

DerPanzer wrote:Jadi kepengen mancing nih....ud lama ga mancing heheh
Koq tega2nya mancing dilupain, bro. Biasa mancing di laut apa kolam?
avatar
Cien
Sponsor
Sponsor

Posts : 41
Points : 1788
Reputation : 0
Join date : 2014-04-19

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by 1980 on Sun 11 May 2014, 09:16

Itu di dermaga pulau apa pak
avatar
1980
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 14
Points : 1693
Reputation : 0
Join date : 2014-05-06

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by Cien on Sun 11 May 2014, 18:51

1980 wrote:Itu di dermaga pulau apa pak
Itu di dermaga pulau Sang Hyang di Selat Sunda, kalo mau berangkat ke sana bisa dari Merak atau Anyer.
avatar
Cien
Sponsor
Sponsor

Posts : 41
Points : 1788
Reputation : 0
Join date : 2014-04-19

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by rheinhard on Sun 11 May 2014, 19:18

Terakhir saya mancing tahun 2011....sekarang gak pernah lagi....hehheh...di tegur sm menteri keuangan karena mancingnya 3 hari 2 malam....wkwkkw
avatar
rheinhard
Global Moderator
Global Moderator

Posts : 296
Points : 2015
Reputation : 28
Join date : 2014-04-22
Age : 38

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by Cien on Sun 11 May 2014, 22:04

rheinhard wrote:Terakhir saya mancing tahun 2011....sekarang gak pernah lagi....hehheh...di tegur sm menteri keuangan karena mancingnya 3 hari 2  malam....wkwkkw
Untung masih dibukain pintu rumah ya......... Laughing 
avatar
Cien
Sponsor
Sponsor

Posts : 41
Points : 1788
Reputation : 0
Join date : 2014-04-19

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by sky on Wed 04 Jun 2014, 12:59

Asik ya mancing......
avatar
sky
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 24
Points : 1671
Reputation : 3
Join date : 2014-06-04

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by sully_st on Thu 06 Nov 2014, 17:42

ngak dapet sim dari istri ya bos.........jadi mau ikutan .......mantap

sully_st
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 1
Points : 1496
Reputation : 0
Join date : 2014-11-06

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 :: Lain-Lain

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum