Latest topics
»  MYSIS RS LIQUID salah satu makanan bergizi lengkap untuk ikan
Today at 13:11 by Adminjava

» Aquarium Light
Thu 14 Feb 2019, 17:40 by bayunp

» Sump Filter - Simple & Easy Way to Make It
Thu 14 Feb 2019, 15:39 by Ahmad-Sani

» skimz wavemaker super silent
Thu 14 Feb 2019, 09:57 by Adminjava

» wavemaker skimz supersilent
Tue 12 Feb 2019, 15:49 by Adminjava

» Aquapharm cure ich obat ws atau parasit ikan
Tue 12 Feb 2019, 11:07 by Adminjava

» Jual ikan Aligator 45 dan 30cm
Tue 12 Feb 2019, 08:50 by septian

» Aquapharm 5 in 1 coral food
Mon 11 Feb 2019, 13:05 by Adminjava

» Dr Tims Eco Balance
Mon 11 Feb 2019, 11:41 by Adminjava

» Java Reef Studio
Sun 10 Feb 2019, 15:06 by Adminjava

» Dupla Marin 24 Amino 50 ml concentrate
Sun 10 Feb 2019, 11:16 by Adminjava

» ROYAL RED SLIME REMOVER
Sun 10 Feb 2019, 11:05 by Adminjava

» Royal Aiptasia Controler
Sat 09 Feb 2019, 14:26 by Adminjava

»  Mysis RS Pellets 1mm 120gr
Sat 09 Feb 2019, 12:17 by Adminjava

» wavemaker skimz supersilent ss 6.0 ss 9.0 ss 18.0
Sat 09 Feb 2019, 12:08 by Adminjava

»  Aquapharm Pro Series Iodide 500ml, Color Booster
Fri 08 Feb 2019, 10:36 by Adminjava

» Tank belum jadi (Tank belajar..) :D _TOTY IFC-2018
Fri 08 Feb 2019, 09:16 by pitoyop

» How To Start Marine Tank - Part 4 : Aquarium Category, Fish Compatiblity & Corals for Beginners
Thu 07 Feb 2019, 09:42 by Batavia_Aquatic

» Marine additives : DIY dosing kalsium, magnesium, dan carbonate
Wed 06 Feb 2019, 05:57 by Jete328

» Seachem StressGuard 250ml dan 500ml
Sun 03 Feb 2019, 15:41 by Adminjava

» Aquapharm sea balance A dan B
Sun 03 Feb 2019, 09:42 by Adminjava

» How to Start Marine Tank - Part 1 : What You Need Before Starting
Sun 03 Feb 2019, 09:23 by Batavia_Aquatic

» XIV Pico Reef Tank
Sat 02 Feb 2019, 17:53 by XIV

» Aquapharm Cure ich obat ws/parasite reef safe 500 ML
Sat 02 Feb 2019, 12:40 by Adminjava

» Twolittlefishies Magnesium Pronto dan calcium pronto
Sat 02 Feb 2019, 10:48 by Adminjava

» Twolittlefishies REVIVE Coral Cleaner 500ml
Sat 02 Feb 2019, 10:45 by Adminjava

» Paket coral color AF build, Amino mix, energy dan vitality 50 ml
Fri 01 Feb 2019, 13:23 by Adminjava

» Twolittlefishies Bactiv8 NPX Bacteria
Fri 01 Feb 2019, 13:20 by Adminjava

» How To Start Marine Tank - Part 3 : Parameter Checking & Additive Needs
Thu 31 Jan 2019, 16:00 by Batavia_Aquatic

» Kessil A80 Tuna blue
Thu 31 Jan 2019, 11:55 by Adminjava

Top posters
Anaknemo (771)
 
Batavia_Aquatic (661)
 
Admin (636)
 
indra nyimak (357)
 
erms (302)
 
rheinhard (296)
 
syedjilani (276)
 
Giest (273)
 
Adminjava (269)
 
Barista7105 (183)
 

Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

 :: Lain-Lain

Go down

default Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by Cien on Wed 07 May 2014, 23:00

Pertanyaan ini mengingatkan saya ketika beberapa waktu lalu mancing di sebuah pulau resor di kepulauan Seribu. Ketika itu hari libur jadi tidak heran suasana begitu ramai di pulau tersebut. Saya perhatikan banyak turis membawa alat pancing, rasanya memang tidak lengkap kalau piknik ke pulau  tak melengkapi diri dengan alat pancing. Terasa amat menyenangkan berlibur sambil mancing di pulau, dan itulah yang saya tangkap dari keceriaan yang terbayang di wajah para turis ini.
Saat itu sudah pukul 9.10, kapal baru sandar di dermaga pulau. Setelah check in dan meneguk welcome drink, saya menuju kamar yang disediakan. Mumpung suasana pagi masih tersisa dan matahari belum meninggi, saya langsung ke luar kamar bergegas menuju dermaga, tentu dengan  membawa perlengkapan mancing. Sesampai di dermaga ternyata sudah ada beberapa orang yang mancing. Setelah bertegur sapa sejenak, saya langsung duduk di tepi dermaga dan mancing bersama mereka. Walau tidak saling mengenal, kami lekas saja akrab, mungkin karena kesamaan hobi.
Melihat piranti mancing yang saya gunakan, mereka merasa heran. Joran tegek yang sudah terhunus panjangnya 4.5 meter tanpa reel, beserta pancing garong dan sebutir pelampung mungil, semua ini tidak lazim bagi hobiis mancing di laut. Terlebih lagi ketika melihat saya menyusupkan umpan berupa sejumput lumut di atas pancing garong. Mancing apaan tuh?!
Sebentar saja, tidak sampai 10 menit, keheranan itu membuncah menjadi sebuah keterkejutan! Bagaimana tidak, mata saya yang sejak tadi fokus ke pelampung menangkap adanya getaran khas tanda umpan sedang dimakan baronang, spontan joran disentak tapi langsung gerakan joran tertahan dan terasa berat karena adanya perlawanan ikan di bawah sana. Joran tegek yang panjang itu melengkung hebat, ujungnya menukik tajam ke laut. Saya berusaha mempertahan kan supaya ikan tidak melesat ke kolong dermaga. Mantap nih, kuatnya perlawanan meyakinkan saya bahwa ikan yang terpancing lumayan ukurannya. Benar-benar luar biasa tarikan ikan di bawah sana, selain ngotot untuk buron ke kolong dermaga, ikan juga terus menekan ke bawah. Merasakan tenaga ikan yang sangat prima, saya tidak berani memaksanya untuk segera muncul ke permukaan, kuatir kenur putus ataupun ikan mocel.
Akhirnya setelah berkutat ke sana ke mari tanpa membuahkan hasil, ikan pun menunjukkan gelagat takluk dan perlahan-lahan mau diajak muncul ke permukaan air. Munculnya sosok ikan ke permukaan air dan kemudian terangkat ke dermaga disambut seruan “Waah…wah wah!” karena memang ikan baronang yang terpancing ukurannya lumayan besar. Tidak heran gigih perlawanannya. Itu baru seekor. Kemudian dalam tempo sejam kemudian, ada belasan lagi  baronang yang berhasil dirilis di cool box. Peristiwa semacam ini biasa saja bagi seorang pemancing baronang, namun tidak demikian bagi orang-orang di sekitar saya waktu itu. Melihat kenyataan betapa sederhananya piranti mancing yang saya gunakan, namun ternyata amat efektif, menghadirkan sebuah tanda tanya besar bagi mereka. Tak kuasa menahan rasa ingin tahu, terlontarlah pertanyaan: “Mengapa pancingnya berbentuk seperti itu? Koq umpannya rumput/lumut? Bagaimana kalau pakai pancing biasa  dan umpannya udang/cumi?”
Entah sejak kapan terus terang saya sendiri tidak tahu, namun yang jelas di era tahun 1980an ketika saya pertama kali mancing baronang, saat itu sudah lazim penggunaan pancing garong untuk mancing baronang. Cuma ketika itu masih sering dijumpai pancing garong yang dibentuk dengan ikatan kenur, di samping yang sudah disorder seperti yang beredar sekarang ini. Harus diakui, teknik pancing garong untuk mancing baronang amatlah efektif dan efisien. Tak perlu diragukan lagi karena banyak buktinya. Ini bukan sebuah hipotesa, tapi sudah jadi sebuah kesimpulan yang sahih.
Jika kita menggunakan pancing engkel/tunggal dengan umpan segar seperti udang/irisan cumi maka yang menyambar umpan adalah ikan-ikan jenis lain atau ikan karang dan rata-rata berukuran kecil-sedang mengingat kedalaman dermaga yang hanya beberapa meter saja. Umpan segar seperti itu adalah umpan umum untuk mancing di laut, dan boleh dibilang semua ikan menyukai udang/cumi. Bisa saja baronang ikut terpancing tetapi itu kejadian yang jarang sekali. Apalagi jika di sebelah anda ada pemancing baronang yang bersenjatakan lumut, siapkan mental menjadi penonton. Jadi kalau memang targetnya ikan baronang, sepantasnyalah kita menyajikan menu kegemarannya: lumut.
Jodoh umpan lumut adalah pancing garong. Perlu disadari baronang memakan umpan tidak menyergap atau mencaplok seperti ikan kerapu/kakap dll, melainkan dengan cara menggerogoti/mengerat atau makan sedikit demi sedikit. Perhatikan bila seekor kelinci makan sayur kangkung, persis seperti itu visualisasinya. Maka wajar ikan baronang itu disebut rabbitfish. Karena cara makan yang apik itu, maka peran pancing garong menjadi signifikan. Pemancing pun dituntut proaktif, begitu terlihat pelampung menunjukkan sinyal umpan yang letaknya di atas pancing garong itu sedang digerogoti ikan maka dalam tempo sekedipan mata joran tegek harus disentak dan pancing garong akan menyambar targetnya. Jika tidak, umpan habis sia-sia.
Bagaimana jika umpan lumut dijodohkan dengan pancing engkel/tunggal? Bisa saja namun hasilnya takkan memuaskan, lagipula bila  telah merasakan ampuhnya sebuah pancing garong dalam mancing baronang, saya yakin anda tidak akan pernah berpikir lagi menggunakan pancing engkel  digabungkan dengan umpan lumut, seper
ti mancing ikan nila. Mancing di laut yang airnya dinamis dengan di kolam yang airnya dangkal dan statis tentu dua hal yang berbeda sama sekali dan tidak bisa disejajarkan.(Bersambung….)

[You must be registered and logged in to see this image.]
Baronang, si mulut mungil penggemar lumut

[You must be registered and logged in to see this image.]
Rame-rame mancing baronang di dermaga pulau

[You must be registered and logged in to see this image.]
Panen baronang di dermaga

[You must be registered and logged in to see this image.]
S t r i k e !
Cien
Cien
Sponsor
Sponsor

Posts : 41
Points : 1856
Reputation : 0
Join date : 2014-04-19

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by DerPanzer on Wed 07 May 2014, 23:49

Jadi kepengen mancing nih....ud lama ga mancing heheh
DerPanzer
DerPanzer
Medium Fish
Medium Fish

Posts : 55
Points : 1793
Reputation : 3
Join date : 2014-05-06

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by Cien on Thu 08 May 2014, 19:48

DerPanzer wrote:Jadi kepengen mancing nih....ud lama ga mancing heheh
Koq tega2nya mancing dilupain, bro. Biasa mancing di laut apa kolam?
Cien
Cien
Sponsor
Sponsor

Posts : 41
Points : 1856
Reputation : 0
Join date : 2014-04-19

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by 1980 on Sun 11 May 2014, 09:16

Itu di dermaga pulau apa pak
1980
1980
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 14
Points : 1761
Reputation : 0
Join date : 2014-05-06

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by Cien on Sun 11 May 2014, 18:51

1980 wrote:Itu di dermaga pulau apa pak
Itu di dermaga pulau Sang Hyang di Selat Sunda, kalo mau berangkat ke sana bisa dari Merak atau Anyer.
Cien
Cien
Sponsor
Sponsor

Posts : 41
Points : 1856
Reputation : 0
Join date : 2014-04-19

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by rheinhard on Sun 11 May 2014, 19:18

Terakhir saya mancing tahun 2011....sekarang gak pernah lagi....hehheh...di tegur sm menteri keuangan karena mancingnya 3 hari 2 malam....wkwkkw
rheinhard
rheinhard
Big Fish
Big Fish

Posts : 296
Points : 2082
Reputation : 27
Join date : 2014-04-22
Age : 38

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by Cien on Sun 11 May 2014, 22:04

rheinhard wrote:Terakhir saya mancing tahun 2011....sekarang gak pernah lagi....hehheh...di tegur sm menteri keuangan karena mancingnya 3 hari 2  malam....wkwkkw
Untung masih dibukain pintu rumah ya......... Laughing 
Cien
Cien
Sponsor
Sponsor

Posts : 41
Points : 1856
Reputation : 0
Join date : 2014-04-19

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by sky on Wed 04 Jun 2014, 12:59

Asik ya mancing......
sky
sky
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 24
Points : 1739
Reputation : 3
Join date : 2014-06-04

Back to top Go down

default Re: Mengapa mancing baronang menggunakan pancing garong

Post by sully_st on Thu 06 Nov 2014, 17:42

ngak dapet sim dari istri ya bos.........jadi mau ikutan .......mantap

sully_st
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 1
Points : 1564
Reputation : 0
Join date : 2014-11-06

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 :: Lain-Lain

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum