Indofishlub social media group




Translator for this Forum
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
<Widget by DAW-XP
Latest topics
» TOTY IFC 2018 - Ciamis
Yesterday at 23:07 by Dianto Febiana

» Our product
Yesterday at 19:56 by indra nyimak

» Reef Tank pertama dalam hidup ini TOTY-IFC-2018
Yesterday at 19:55 by indra nyimak

» WTB ATI Fiji White Sand
Yesterday at 14:29 by REdPanther

» Marine Pure Bio filter media
Yesterday at 09:57 by Adminjava

»  TOTY-IFC2018 -tank 50 x45 x60 newbie
Thu 16 Aug 2018, 17:33 by wolfwest

» Tank belum jadi (Tank belajar..) :D _TOTY IFC-2018
Thu 16 Aug 2018, 17:03 by pitoyop

» TOTY IFC2018 - Aria, Jakarta Selatan
Thu 16 Aug 2018, 09:42 by Batavia_Aquatic

» EPV2 Reef Tank From Bali_TOTY-IFC2018
Thu 16 Aug 2018, 09:39 by Batavia_Aquatic

» (ECT40) Eriq's Cube Tank 40x40x40 cm mixed SPS and LPS
Thu 16 Aug 2018, 09:39 by Batavia_Aquatic

» TOTY IFC 2018 - Berawal dari keisengan semata ( Tank Gusrak )
Thu 16 Aug 2018, 09:37 by Batavia_Aquatic

» TOTY IFC 2018- (ECT60)- Eriq's Cube Tank 60x60x60 cm. Mixed reef
Thu 16 Aug 2018, 09:37 by Batavia_Aquatic

» TOTY IFC2018 - Tank Anak Tepi Sungai Mahakam
Thu 16 Aug 2018, 09:36 by Batavia_Aquatic

» Tank Qoezoet2 - TOTY-IFC2018 - BOGOR
Thu 16 Aug 2018, 09:35 by Batavia_Aquatic

» Tank Nubie, Kampung Makassar, Jakarta Timur
Thu 16 Aug 2018, 09:34 by Batavia_Aquatic

» TOTY IFC 2018- Hong lie pasuruan, baru mau mulai 80x80x40
Thu 16 Aug 2018, 09:33 by Batavia_Aquatic

» Royal Nature Test kit
Thu 16 Aug 2018, 09:31 by Adminjava

» Batavia Aquatic Nano Tank, Mencoba Reef Keeping Kembali
Thu 16 Aug 2018, 09:30 by Batavia_Aquatic

» Marine additives : DIY dosing kalsium, magnesium, dan carbonate
Thu 16 Aug 2018, 09:26 by Batavia_Aquatic

» Share Zoanthids, Palys & Palythoa ID
Thu 16 Aug 2018, 09:24 by Batavia_Aquatic

» Filtration Type - The Definition of Biological Filtration
Thu 16 Aug 2018, 09:23 by Batavia_Aquatic

» TOTY-IFC2018 - EPv1
Thu 16 Aug 2018, 09:14 by indra nyimak

» LAMPU AQUARIUM NEMO LIGHT DISC 15% Sampai 31 Agustus 2018
Tue 14 Aug 2018, 11:13 by Adminjava

» Skimz Pur CARB-0.8
Mon 13 Aug 2018, 12:30 by Adminjava

» Rumah Kita III Video
Sun 12 Aug 2018, 23:11 by tonyz

» Skimz SN 147 kapasitas 900 Liter
Sun 12 Aug 2018, 10:28 by Adminjava

» 100x50x50 Full DIY tank from Bintaro
Sun 12 Aug 2018, 09:40 by Rizkie agustian

» Tunze Care bacter 0220.005
Sat 11 Aug 2018, 09:51 by Adminjava

» Skimz Wavemaker
Thu 09 Aug 2018, 09:41 by Adminjava

» Lampu Kessil led aquarium light AP700 (wifi connection)
Wed 08 Aug 2018, 10:40 by Adminjava

Top posters
Anaknemo (771)
 
Admin (634)
 
Batavia_Aquatic (537)
 
indra nyimak (334)
 
erms (302)
 
rheinhard (296)
 
syedjilani (276)
 
Giest (273)
 
Barista7105 (183)
 
rully chank (183)
 

INDOFISHCLUB OFFICIAL VIDEO
INDOFISHCLUB 1 YEARS ANNIVERSARY

INDOFISHCLUB EXHIBITION


INDOFISHCLUB 3 YEARS ANNIVERSARY

INDOFISHCLUB 4 YEARS ANNIVERSARY


Prosedur Penanaman Kelapa Sawit yang Baik dan Benar

Go down

default Prosedur Penanaman Kelapa Sawit yang Baik dan Benar

Post by MudaBerkarya221B on Wed 12 Apr 2017, 12:49



Apa rahasianya dalam budidaya kelapa sawit supaya bisa berbuah lebih produktif dari pada biasanya? Tujuan utama dalam budidaya kelapa sawit adalah untuk bisa memperoleh panen lebih banyak. Semakin banyak buah yang dhasilkan, maka semakin besar pula penghasilan yang akan diperoleh.
Faktanya, tingkat produktifitas tanaman kelapa sawit sesuai dengan pemeliharaanya. Apabila pohon dirawat dengan benar, maka pohon tersebut akan berbuah dalam jumlah yang melimpah. Begitu juga dengan sebaliknya apabila pohon kelapa sawit kurang mendapatkan perhatian. Maka buah yang dihasilkan pohon tersebut kurang maksimal.
Namun, sebagai seorang pengusaha, kita juga wajib mempertimbangkan cost yang akan digunakan pada masa perawatan pohon kelapa sawit tersebut. Penggunaan anggaran bisa dikatakan sesuai jika anggaran tersebut bisa menghasilkan kelapa sawit yang lebih besar. Berikut factor untuk mengoptimalkan anggaran yang dipakai dalam pembudidayaan kelapa sawit:
Penyesuaian metode dengan lingkungan daerah
Metode perawatan kelapa sawit tergantung dengan lingkungan daerah. Kemungkinan cara pemeliharaan kelapa sawit dari 1 daerah dengan tempat lainya tidak sama. Sebagai contoh, tanaman yang dibudidaya di lokasi gambut membutuhkan unsure hara mikro semisal Cu dan Fe dalam jumlah yang melimpah. Kelapa sawit di tempat lahan gambut juga memerlukan system perairan yang baik untuk mencukupi keperluan airnya. hal tersebut pastinya berbeda dengan kelapa sawit yang ditanam di lokasi atau lahan mineral yang tidak terlalu memerlukan mineral Cu dan Fe.
Penggunaan Alat Modern
Seiring berjalanya waktu, teknologi terus mengalami kemajuan. Tak terkecuali dalam hal peralatan pertanian. Saat ini banyak sekali peralatan pertanian yang menggunakan teknologi system mekanis. Meskipun biaya utuk membelinya lumayan mahal, tetapi apabila dibandingkan menggunakan alat tradisional, peralatan modern bisa mendatangkan profit yang lebih banyak. Jadi sebagai pemodal yang baik, anda perlu untuk selalu melakukan pembaharuan informasi tentang teknologi peralatan pertanian yang modern yang kemudian akan anda gunakan apabila memang membutuhkan alat tersebut.
Mengendalikan Gulma Dengan Cara Intensif
Gulma merupakan tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar lahan kelapa sawit. Datangnya gulma akan mengganggu unsure hara yang berada di dalam tanah yang notabene cukup dibutuhkan oleh pohon kelapa sawit dalam menunjang perkembanganya. Gulma yang cukup berbahaya bagi tanaman kelapa sawit ialah gulma kategori A semisal bamboo, ilalang, pisang, senduduk dan yang lainya. Pemberantasan gulma dapat dilakukan dengan baik secara mekanis maupun kimiawi.
Pemberantasan Hama serta Penyakit
Terdapat begitu hama dan penyakit yang tidak jarang kita dapati di dalam pohon kelapa sawit. Hama dan penyakit tersebut mampu menyerang smua pohon kelapa sawit dari mulai pelepah, akar, batang, daunya bahkan hingga buahnya. Pemberantasan hama sejak awal adalah suatu tindakan yang perlu dilakukan agar menjaga tanaman kelapa sawit tetap bisa tumbuh dan mendatangkan buah yang banyak dengan kualitas terbaik.
Pemberian Pupuk Dengan Teratur dan Takaran yang Tepat
Dalam melakukan pemupukan kelapa sawit tidak dapat dilakukan dengan asal asalan. Pemupukan ini wajib dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah disusun sebelumnya dan memberikan takaran yang tepat. Beberapa pupuk yang banyak digunakan para petani kelapa sawit yaitu urea, ZA, KCI, dolomite,borate dan TSP. tak jarang juga petani yang memberikan jenis pupuk berupa cuprum dan ferrit.
Penunasan yang Diatur
Tujuan dari penunasan ialah untuk mempertahankan struktur tanaman kelapa sawit, membersihkan tanaman, dan menambah produktifitasnya. Dalam melakukan proses penunasan wajib sesuai dengan umur dari tanaman sawit teersebut. Misalnya pohon yang usia kurang dari 9 tahun, maka tunasnya sebaiknya songgo 3, sedangkan pada pohon yang berumur sekitar 9-15 tahun membutuhkn tunas songgo dua. Sementara itu pohon yang sudah berumur lebih dari 15 tahun akan memerlukan tunas songgo 1.
Cara Pemanenan yang Baik dan Benar
Dalam proses pemanenan buah sawit haruslah dilakukan dengan baik dan benar. Jika salah, maka bisa mengakibatkan pohon mengalami stress. Akibatnya dapat mengintervensi tanaman kelapa sawit yang tak akan mengeluarkan bunga lagi sebagai bibit bakal buah.

MudaBerkarya221B
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 3
Points : 677
Reputation : 0
Join date : 2016-10-19
Location : Indonesia

http://vinz-prasetyo.org

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum