Latest topics
» COLOMBO COLOR HALO COMPLEX
Today at 14:13 by Adminjava

» Skimz MBR127 Macroalgae Biosorption Reactor (chaeto reactor)
Today at 11:19 by Adminjava

» Flipper pembersih kaca aquarium
Today at 11:17 by Adminjava

» How to Start Marine Tank - Part 1 : What You Need Before Starting
Yesterday at 07:41 by Batavia_Aquatic

» Dupla bacter M dan Dupla bacter booster bacteri starter dan untuk maintenance
Fri 22 Mar 2019, 11:27 by Adminjava

» How To Start Marine Tank - Part 2 : Getting Started With Your Tank
Fri 22 Mar 2019, 09:52 by Batavia_Aquatic

» Java reef studio
Thu 21 Mar 2019, 10:33 by Adminjava

» Tank belum jadi (Tank belajar..) :D _TOTY IFC-2018
Thu 21 Mar 2019, 08:01 by pitoyop

» DIY LED sederhana
Tue 19 Mar 2019, 20:55 by shagas

» DIY Coil denitrator (Minta sarannya dong om..)
Tue 19 Mar 2019, 07:58 by pitoyop

» Tunze Osmolator Universal Water Level Regulator 3155
Mon 18 Mar 2019, 13:14 by Adminjava

» Ready stock teskit Colombo
Mon 18 Mar 2019, 12:43 by Adminjava

» Skimz Quietpro DC pump
Sun 17 Mar 2019, 11:47 by Adminjava

» Skimz MBR127 Macroalgae Biosorption Reactor (chaeto reactor)
Sat 16 Mar 2019, 14:21 by Adminjava

» Dupla bacter m dan Dupla bacter booster made in Germany
Sat 16 Mar 2019, 14:18 by Adminjava

» XIV Pico Reef Tank
Fri 15 Mar 2019, 20:36 by XIV

» Teskit Colombo
Fri 15 Mar 2019, 10:46 by Adminjava

» Skimz Dosing Liquid Container DLC-4
Fri 15 Mar 2019, 10:21 by Adminjava

» TOTY IFC2018 - Tank Anak Tepi Sungai Mahakam
Mon 11 Mar 2019, 00:03 by Batavia_Aquatic

» Protein skimmer skimz
Sun 10 Mar 2019, 11:36 by Adminjava

» Hailea Chiller HS-28 A dan Hailea Chiller HS-66A
Sun 10 Mar 2019, 11:26 by Adminjava

» Tank Qoezoet - TOTY-IFC2018 - BOGOR
Sat 09 Mar 2019, 11:39 by rhieyant

» Colombo nitrate ex & colombo phopsphate ex
Sat 09 Mar 2019, 11:08 by Adminjava

» Spectra aqua knight 30W CREE Nano Aquarium LED
Sat 09 Mar 2019, 11:06 by Adminjava

» Mysis RS Pellets 1mm 120gr
Fri 08 Mar 2019, 10:06 by Adminjava

» Digital Refractometer Salinity & Temperature
Thu 07 Mar 2019, 12:00 by Adminjava

» Protein skimmer skimz sn 147
Tue 05 Mar 2019, 13:14 by Adminjava

» Dupla Coral food PHYTO 85 g
Mon 04 Mar 2019, 12:20 by Adminjava

» Skimz Wave maker super silent
Mon 04 Mar 2019, 12:18 by Adminjava

» How To Start Marine Tank - Part 3 : Parameter Checking & Additive Needs
Sun 03 Mar 2019, 17:35 by Batavia_Aquatic

Top posters
Anaknemo (771)
 
Batavia_Aquatic (669)
 
Admin (636)
 
indra nyimak (357)
 
Adminjava (303)
 
erms (302)
 
rheinhard (296)
 
syedjilani (276)
 
Giest (273)
 
Barista7105 (183)
 

Infeksi Jamur pada Ikan

Go down

default Infeksi Jamur pada Ikan

Post by zougie on Thu 22 Oct 2015, 10:42

[You must be registered and logged in to see this image.]
Infeksi jamur pada ikan dalam akuarium biasanya disebabkan oleh  jamur dari genus Spaprolegnia dan Achyla.  Jamur biasanya  hanya akan menyerang jaringan luar tubuh ikan yang rusak sebagai akibat luka atau penyakit lain. Jamur dapat pula menyerang telur ikan. Selain karena luka, kehadiran jamur dapat pula disebabkan atau dipicu  oleh kondisi air akuarium yang buruk, baik secara fisik maupun kimia.   Ikan-ikan berusia tua diketahui sangat rentan terhadap infeksi jamur. Pada saat ini,  dengan banyaknya fungisida (obat anti jamur), maka serangan jamur sedikit banyak akan dapat ditangani dengan lebih mudah.

Beberapa jamur diketahui juga menyerang bagian dalam jaringan tubuh ikan.  Icththyophonus, misalnya diketahui sebagai jamur sistemik yang menyerang ikan.   Icththyophonus dapat menginfeksi bagian organ tubuh ikan dan menimbulkan gupalan (nodul) yang mirip seperti terjadi pada kasus TBC ikan.   Untuk serangan jamur sistemik ini belum tersedia obat yang dijual secara komersial.  Meskipun demikian, perendaman dengan Malachite Green diketahui dapat menyembuhkan serangan jamur sistemik.

Saprolegnia.
Saprolegnia merupakan genus jamur yang termasuk dalam kelas Oomycetes.  Dalam akuarium, jamur ini kerap dipakai sebagai nama umum untuk serangan jamur yang menyerupai kapas pada permukaan tubuh ikan.  Pada kenyataannya banyak genus dari Oomycetes yang dapat menyebabkan infeksi jamur pada ikan, diantaranya adalah Achyla.

Saprolegnia atau dikenal juga sebagai "water molds" dapat menyerang ikan dan juga telur ikan. Mereka umum dijumpai pada air tawar maupun air payau.  Jamur ini dapat  tumbuh pada selang suhu 0 - 35 °C, dengan selang pertumbuhan optimal 15 - 30 °C.  Pada umumnya,  Saprolegnia akan menyerang bagian tubuh ikan yang terluka, dan selanjutnya dapat pula menyebar pada jaringan sehat lainnya.  Serangan Saprolegnia biasanya berkaitan dengan kondisi kualitas air yang buruk, seperti sirkulasi air rendah, kadar oksigen terlarut rendah, atau kadar amonia tinggi, dan kadar bahan organik tinggi.  Kehadiran Saproglegnia sering pulang disertai dengan kahadiran infeksi bakteri Columnaris, atau parasit eksernal lainnya. 

Tanda-tanda penyakit
Kehadiran Saprolegnia biasanya ditandai dengan munculnya "benda" seperti kapas, berwarna putih, terkadang dengan kombinasi kelabu dan coklat, pada kulit, sirip, insang, mata atau telur ikan.  Apabila anda sempat melihatnya di bawah mikroskop maka akan tampak jamur  ini seperti sebuah pohon yang bercabang-cabang.

Pencegahan dan Perawatan
Serangan Saprolegnia dapat dihindari dengan melakukan perawatan yang baik terhadap kondisi akuarium, terutama dengan  menjaga kualitas air selalu dalam kondisi optimal, hindari pemeliharaan ikan dengan kepadatan tinggi untuk mencegah terjadinya luka, dan selalu menjaga ikan agar mendapat gizi yang memadai.  Apabila gejala serangan Saprolegnia ditemukan, segera lakukan evaluasi kualitas air akuarium anda dan lakukan koreksi yang diperlukan. Apabila kondisi serangan pada ikan parah, lakukan pengobatan. Selain dengan fungisida khusus ikan, perlakuan dengan PK, formalin dan povidone iodine dapat pula mengobati serangan Saprolegnia.

Branchiomycosis
Branchiomyces demigrans atau  "Gill Rot (busuk insang)"  disebabkan oleh jamur Branchiomyces sanguinis and Branchiomyces demigrans . Spesies jamur ini biasanya dijumpai pada ikan yang mengalami stres lingkungan, seperti pH rendah (5.8 -6.5), kandungan oksigen rendah atau pertumbuhan algae yang berlebih dalam akuarium,  Branchiomyces sp.tumbuh pada temperatur 14 - 35°C , pertumbuhan optimal biasanya terjadi pada selang suhu 25 - 31°C.  Penyebab utama infeksi biasanya adalah spora jamur yang terbawa air dan kotoran pada dasar akuarium.

Tanda-tanda Penyakit
Branchiomyces sanguinis  dan  B. demigrans pada umumnya menyerang insang ikan. Ikan yang terjangkit akan menunjukkan gejala bernafas dengan tersengal-sengal dipermukaan air dan malas.  Insang tampak mengeras dan berwarna pucat, khususnya pada daerah yang terjangkit. Pengamatan dibawah mikroskop akan sangat membantu mengenali serangan jamur ini.   Apabila bagian jaringan yang terserang mati dan lepas, maka spora jamur akan ikut terbebas dan masuk kedalam air sehingga akan memungkinkan untuk  menyerang ikan lainnya.

Pencegahan dan Perawatan
Usaha pencegahan merupakan cara yang sangat disarankan untuk mengontrol serangan jamur ini.  Pengelolaan lingkungan akuarium yang baik akan menciptakan kondisi yang tidak disukai oleh jamur tersebut untuk tumbuh.

Apabila penyakit telah terlanjur berjangkit, segera lakukan isolasi. Formalin dan Copper Sulfat diketahui dapat mencegah kematian akibat infekasi Branchiomycosis.  Akuarium yang terjangkit hendaknya segera dikuras, dan dikeringkan serta lakukakan tindakan sterilisasi.  Apabila hal ini menyerang ikan dalam  kolam, keringkan kolam dan berikan perlakuan dengan kalsium oksida.

Icthyophonus
Icthyophonus disebabkan oleh jamur  Icthyophonus hoferi . Jamur ini tumbuh baik pada air tawar maupun air asin (laut).  Meskipun demikian,  biasanya serangan jamur ini hanya akan terjadi pada air dingin 2 -  20° C.  Penyebaran Icthyophonus berlangsung melalu kista yang terbawa kotoran ikan atau akibat kanibalisme terhadap ikan yang terjangkit.

Tanda-tanda penyakit
Sebaran penyakit biasanya berlangsung melalui pencernaan, yaitu melalui spora yang termakan.  Oleh karena itu,  ikan yang terserang ringan sampai sedang biasanya tidak menunjukkan gejala penyakit.  Pada kasus serangan berat, kulit ikan tampak berubah kasar seperti amplas.  Hal ini disebabkan terjadinya infeksi dibagian bawah kulit dan jaringan otot.  Ikan dapat pula menunjukkan gejala  pembengkokan tulang.  Bagian dalam ikan akan pada umumnya  tampak membengkak disertai dengan luka-luka  berwarna kelabu-putih. 

Pencegahan dan Perawatan
Tidak ada pengobatan yang bisa dilakukan terhadap penyakit ini, ikan biasanya akan menjadi carrier sepanjang hidupnya. Pencegahan adalah satu-satunya cara untuk menghindari serangan penyakit Icthyophonus.  Pencegahan dapat dilakukan dengan tidak memberikan ikan mentah atau produk ikan mentah pada ikan, kecuali diyakini bahwa pakan ini terbebas dari Icthyophonus hoferi.  Memasak terlebih dahulu pakan tersebuti dapat membantu menghilangkan jamur infektif yang terkandung.  Apabila Icthyophonus ditemukan pada ikan anda, maka disarankan untuk segera memusnahkan ikan tersebut.  Selanjutnya lakukan sterilisasi pada akuarium yang bersangkutan, termasuk filter dan peralatan lainnya.  Apabila hal ini menyerang  ikan dalam kolam, dan kolam memiliki dasar pasir atau lumpur maka akan diperlukan pengeringan kolam selama  berbulan-bulan untuk menghilangkan jamur tersebut.

Anti Jamur (Fungisida)
Berbagai produk anti jamur untuk akurium relatif banyak ditemukan di toko-toko akuarium.  Pada umumnya produk ini merupakan produk untuk pengobatan dengan perlakuan perendaman dalam jangka panjang.  Beberapa anti jamur tersebut juga dapat digunakan untuk mencegah serangan jamur pada telur ikan.  Beberapa anti jamur yang mengandung phenoxyethanold apat pula digunakan untuk mengobati infeksi bakteri eksternal.  

Metil biru merupakan salah satu bahan kimia yang umum digunakan sebagai anti jamur.  Selain itu, garam juga diketahui  efektif dalam mengobati akibat serangan jamur.  Gentian Violet diketahui sangat membantu dalam mengatasi serangan jamur melalui pengobatan lokal di daerah yang terinfeksi jamur ringan.

Penggunaan anti jamur sebagai kuratif rutin, atau sebagai profilaktik sebaiknya dihindarkan.  Memang cara yang paling mudah untuk saat ini yaitu selalu menjaga kebersihan aquascape atau aquarium, dengan membersihkan aquascape secara teratur. Bisa juga dengan menambah ikan pemakan alga dan bakteri seperti ikan sapu, atau bisa juga ditambah udang hias. Beberapa jenis udang hias memakan alga dan bakteri yang dihasilkan oleh ikan dan tanaman di aquascape. Mengenai udang hias sudah saya bahas di sini http://santaisaja.net/jenis-udang-hias/. 

Penggunaan anti jamur dalam jangka panjang dan secara terus menerus dapat menimbulkan efek yang berbahaya. Olah karena itu, penggunaan anti jamur ini untuk hal-hal yang tidak perlu atau  hal-hal yang sebenarnya dapat dihindari sebaiknya tidak dilakukan.

Sumber : [You must be registered and logged in to see this link.]

zougie
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 3
Points : 1255
Reputation : 1
Join date : 2015-10-22
Age : 28
Location : surakarta

http://santaisaja.net

Back to top Go down

default Re: Infeksi Jamur pada Ikan

Post by #B-Nineteen on Thu 22 Oct 2015, 11:04

Terima kasih bro Zougie infonya, semoga bermanfaat bagi member IFC  Twisted Evil , Reputation +1

_________________
~Paint your life with a beautiful fish~
#B-Nineteen
#B-Nineteen
Global Moderator
Global Moderator

Posts : 90
Points : 1866
Reputation : 3
Join date : 2014-05-20

Back to top Go down

default Re: Infeksi Jamur pada Ikan

Post by zougie on Thu 22 Oct 2015, 11:09

sama-sama bro [You must be registered and logged in to see this link.] , semoga bermanfaat

zougie
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 3
Points : 1255
Reputation : 1
Join date : 2015-10-22
Age : 28
Location : surakarta

http://santaisaja.net

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum