Latest topics
» (Coba2) membuat ATS utk penurun Nitrat dan Phospat
Yesterday at 21:18 by Malmo

» Ready stock Caribsea live sand
Mon 19 Nov 2018, 13:12 by Adminjava

» Ready stock Skimz quieteco pump
Mon 19 Nov 2018, 11:14 by Adminjava

» Ready stock Skimz Carbon
Sat 17 Nov 2018, 14:42 by Adminjava

» Ready stock Fluval External Canister Filter
Sat 17 Nov 2018, 12:09 by Adminjava

» Jual lampu Ai second
Fri 16 Nov 2018, 14:55 by Starreef

»  Ready Stock 1. Skimz SN 127 Protein skimmer kapasitas 500 liter
Fri 16 Nov 2018, 12:22 by Adminjava

» How to Start Marine Tank - Part 1 : What You Need Before Starting
Thu 15 Nov 2018, 18:32 by orenjust

» TOTY IFC2018 - Aria, Jakarta Selatan
Thu 15 Nov 2018, 12:24 by Aria

» Ready stock 1. Dr Tim One and Only 4 oz (Bacteria untuk memasukan ikan secara instan)
Thu 15 Nov 2018, 11:08 by Adminjava

» cara mengatasi coral yg lg stress
Thu 15 Nov 2018, 10:23 by Batavia_Aquatic

» Jenis ikan baik dan tidak terhadap coral
Thu 15 Nov 2018, 10:17 by Batavia_Aquatic

» Tank belum jadi (Tank belajar..) :D _TOTY IFC-2018
Thu 15 Nov 2018, 05:52 by pitoyop

» Ready stock 1. skimz sm 257 (protein skimmer kapasitas 3000 L)
Wed 14 Nov 2018, 12:30 by Adminjava

» Ready Stock 1. Tunze Turbelle Nano Stream 6020 2. Tunze Turbelle Nanostream 6015
Tue 13 Nov 2018, 10:47 by Adminjava

» Tank Qoezoet2 - TOTY-IFC2018 - BOGOR
Mon 12 Nov 2018, 13:56 by indra nyimak

» TOTY IFC2018 - Tank Anak Tepi Sungai Mahakam
Mon 12 Nov 2018, 13:54 by indra nyimak

» TOTY-IFC2018 - EPv1
Mon 12 Nov 2018, 13:53 by indra nyimak

» Ready Stock Skimz SuperSilent Wavemaker Pump garansi 1 tahun
Thu 08 Nov 2018, 12:37 by Adminjava

» Jual chiller hailea hc130a
Sun 04 Nov 2018, 17:57 by nagal

» EPV2 Reef Tank From Bali_TOTY-IFC2018
Sat 03 Nov 2018, 20:29 by eddy putra

»  2ND - ANNIVERSARY BIG SALE & CLEARANCE OLD STOCK!! Sampai 5 November 2018
Sat 03 Nov 2018, 13:16 by Adminjava

» Ready stock DD Salt - H2Ocean Natural Reef Salt
Sat 03 Nov 2018, 13:14 by Adminjava

» Onde mande tank, TOTY-IFC2018
Wed 31 Oct 2018, 23:07 by Denny Padank

» Recovery Tank from Newbe - TOTY 2018 Jaksel
Wed 31 Oct 2018, 13:00 by Kurniawantd

» Ready stock Spectra aqua knight 30W CREE Nano Aquarium LED w/Mount
Tue 30 Oct 2018, 11:43 by Adminjava

» Tanya Jawab dan Konsultasi seputar Lampu/pecahayaan Aquarium
Mon 29 Oct 2018, 22:21 by Ahmad Fauzi

»  2ND - ANNIVERSARY BIG SALE & CLEARANCE OLD STOCK!! Sampai 5 November 2018
Sun 28 Oct 2018, 11:34 by Adminjava

» Dupla Bacter M isi 20 Pieces (germany
Sun 28 Oct 2018, 11:08 by Adminjava

» The "Mission Almost Impossible" Marine Ornamental Fish - Powder Blue Tang
Thu 25 Oct 2018, 21:54 by Irmanhambali

Top posters
Anaknemo (771)
 
Admin (635)
 
Batavia_Aquatic (582)
 
indra nyimak (356)
 
erms (302)
 
rheinhard (296)
 
syedjilani (276)
 
Giest (273)
 
rully chank (183)
 
Barista7105 (183)
 

Infeksi Jamur pada Ikan

Go down

default Infeksi Jamur pada Ikan

Post by zougie on Thu 22 Oct 2015, 10:42

[You must be registered and logged in to see this image.]
Infeksi jamur pada ikan dalam akuarium biasanya disebabkan oleh  jamur dari genus Spaprolegnia dan Achyla.  Jamur biasanya  hanya akan menyerang jaringan luar tubuh ikan yang rusak sebagai akibat luka atau penyakit lain. Jamur dapat pula menyerang telur ikan. Selain karena luka, kehadiran jamur dapat pula disebabkan atau dipicu  oleh kondisi air akuarium yang buruk, baik secara fisik maupun kimia.   Ikan-ikan berusia tua diketahui sangat rentan terhadap infeksi jamur. Pada saat ini,  dengan banyaknya fungisida (obat anti jamur), maka serangan jamur sedikit banyak akan dapat ditangani dengan lebih mudah.

Beberapa jamur diketahui juga menyerang bagian dalam jaringan tubuh ikan.  Icththyophonus, misalnya diketahui sebagai jamur sistemik yang menyerang ikan.   Icththyophonus dapat menginfeksi bagian organ tubuh ikan dan menimbulkan gupalan (nodul) yang mirip seperti terjadi pada kasus TBC ikan.   Untuk serangan jamur sistemik ini belum tersedia obat yang dijual secara komersial.  Meskipun demikian, perendaman dengan Malachite Green diketahui dapat menyembuhkan serangan jamur sistemik.

Saprolegnia.
Saprolegnia merupakan genus jamur yang termasuk dalam kelas Oomycetes.  Dalam akuarium, jamur ini kerap dipakai sebagai nama umum untuk serangan jamur yang menyerupai kapas pada permukaan tubuh ikan.  Pada kenyataannya banyak genus dari Oomycetes yang dapat menyebabkan infeksi jamur pada ikan, diantaranya adalah Achyla.

Saprolegnia atau dikenal juga sebagai "water molds" dapat menyerang ikan dan juga telur ikan. Mereka umum dijumpai pada air tawar maupun air payau.  Jamur ini dapat  tumbuh pada selang suhu 0 - 35 °C, dengan selang pertumbuhan optimal 15 - 30 °C.  Pada umumnya,  Saprolegnia akan menyerang bagian tubuh ikan yang terluka, dan selanjutnya dapat pula menyebar pada jaringan sehat lainnya.  Serangan Saprolegnia biasanya berkaitan dengan kondisi kualitas air yang buruk, seperti sirkulasi air rendah, kadar oksigen terlarut rendah, atau kadar amonia tinggi, dan kadar bahan organik tinggi.  Kehadiran Saproglegnia sering pulang disertai dengan kahadiran infeksi bakteri Columnaris, atau parasit eksernal lainnya. 

Tanda-tanda penyakit
Kehadiran Saprolegnia biasanya ditandai dengan munculnya "benda" seperti kapas, berwarna putih, terkadang dengan kombinasi kelabu dan coklat, pada kulit, sirip, insang, mata atau telur ikan.  Apabila anda sempat melihatnya di bawah mikroskop maka akan tampak jamur  ini seperti sebuah pohon yang bercabang-cabang.

Pencegahan dan Perawatan
Serangan Saprolegnia dapat dihindari dengan melakukan perawatan yang baik terhadap kondisi akuarium, terutama dengan  menjaga kualitas air selalu dalam kondisi optimal, hindari pemeliharaan ikan dengan kepadatan tinggi untuk mencegah terjadinya luka, dan selalu menjaga ikan agar mendapat gizi yang memadai.  Apabila gejala serangan Saprolegnia ditemukan, segera lakukan evaluasi kualitas air akuarium anda dan lakukan koreksi yang diperlukan. Apabila kondisi serangan pada ikan parah, lakukan pengobatan. Selain dengan fungisida khusus ikan, perlakuan dengan PK, formalin dan povidone iodine dapat pula mengobati serangan Saprolegnia.

Branchiomycosis
Branchiomyces demigrans atau  "Gill Rot (busuk insang)"  disebabkan oleh jamur Branchiomyces sanguinis and Branchiomyces demigrans . Spesies jamur ini biasanya dijumpai pada ikan yang mengalami stres lingkungan, seperti pH rendah (5.8 -6.5), kandungan oksigen rendah atau pertumbuhan algae yang berlebih dalam akuarium,  Branchiomyces sp.tumbuh pada temperatur 14 - 35°C , pertumbuhan optimal biasanya terjadi pada selang suhu 25 - 31°C.  Penyebab utama infeksi biasanya adalah spora jamur yang terbawa air dan kotoran pada dasar akuarium.

Tanda-tanda Penyakit
Branchiomyces sanguinis  dan  B. demigrans pada umumnya menyerang insang ikan. Ikan yang terjangkit akan menunjukkan gejala bernafas dengan tersengal-sengal dipermukaan air dan malas.  Insang tampak mengeras dan berwarna pucat, khususnya pada daerah yang terjangkit. Pengamatan dibawah mikroskop akan sangat membantu mengenali serangan jamur ini.   Apabila bagian jaringan yang terserang mati dan lepas, maka spora jamur akan ikut terbebas dan masuk kedalam air sehingga akan memungkinkan untuk  menyerang ikan lainnya.

Pencegahan dan Perawatan
Usaha pencegahan merupakan cara yang sangat disarankan untuk mengontrol serangan jamur ini.  Pengelolaan lingkungan akuarium yang baik akan menciptakan kondisi yang tidak disukai oleh jamur tersebut untuk tumbuh.

Apabila penyakit telah terlanjur berjangkit, segera lakukan isolasi. Formalin dan Copper Sulfat diketahui dapat mencegah kematian akibat infekasi Branchiomycosis.  Akuarium yang terjangkit hendaknya segera dikuras, dan dikeringkan serta lakukakan tindakan sterilisasi.  Apabila hal ini menyerang ikan dalam  kolam, keringkan kolam dan berikan perlakuan dengan kalsium oksida.

Icthyophonus
Icthyophonus disebabkan oleh jamur  Icthyophonus hoferi . Jamur ini tumbuh baik pada air tawar maupun air asin (laut).  Meskipun demikian,  biasanya serangan jamur ini hanya akan terjadi pada air dingin 2 -  20° C.  Penyebaran Icthyophonus berlangsung melalu kista yang terbawa kotoran ikan atau akibat kanibalisme terhadap ikan yang terjangkit.

Tanda-tanda penyakit
Sebaran penyakit biasanya berlangsung melalui pencernaan, yaitu melalui spora yang termakan.  Oleh karena itu,  ikan yang terserang ringan sampai sedang biasanya tidak menunjukkan gejala penyakit.  Pada kasus serangan berat, kulit ikan tampak berubah kasar seperti amplas.  Hal ini disebabkan terjadinya infeksi dibagian bawah kulit dan jaringan otot.  Ikan dapat pula menunjukkan gejala  pembengkokan tulang.  Bagian dalam ikan akan pada umumnya  tampak membengkak disertai dengan luka-luka  berwarna kelabu-putih. 

Pencegahan dan Perawatan
Tidak ada pengobatan yang bisa dilakukan terhadap penyakit ini, ikan biasanya akan menjadi carrier sepanjang hidupnya. Pencegahan adalah satu-satunya cara untuk menghindari serangan penyakit Icthyophonus.  Pencegahan dapat dilakukan dengan tidak memberikan ikan mentah atau produk ikan mentah pada ikan, kecuali diyakini bahwa pakan ini terbebas dari Icthyophonus hoferi.  Memasak terlebih dahulu pakan tersebuti dapat membantu menghilangkan jamur infektif yang terkandung.  Apabila Icthyophonus ditemukan pada ikan anda, maka disarankan untuk segera memusnahkan ikan tersebut.  Selanjutnya lakukan sterilisasi pada akuarium yang bersangkutan, termasuk filter dan peralatan lainnya.  Apabila hal ini menyerang  ikan dalam kolam, dan kolam memiliki dasar pasir atau lumpur maka akan diperlukan pengeringan kolam selama  berbulan-bulan untuk menghilangkan jamur tersebut.

Anti Jamur (Fungisida)
Berbagai produk anti jamur untuk akurium relatif banyak ditemukan di toko-toko akuarium.  Pada umumnya produk ini merupakan produk untuk pengobatan dengan perlakuan perendaman dalam jangka panjang.  Beberapa anti jamur tersebut juga dapat digunakan untuk mencegah serangan jamur pada telur ikan.  Beberapa anti jamur yang mengandung phenoxyethanold apat pula digunakan untuk mengobati infeksi bakteri eksternal.  

Metil biru merupakan salah satu bahan kimia yang umum digunakan sebagai anti jamur.  Selain itu, garam juga diketahui  efektif dalam mengobati akibat serangan jamur.  Gentian Violet diketahui sangat membantu dalam mengatasi serangan jamur melalui pengobatan lokal di daerah yang terinfeksi jamur ringan.

Penggunaan anti jamur sebagai kuratif rutin, atau sebagai profilaktik sebaiknya dihindarkan.  Memang cara yang paling mudah untuk saat ini yaitu selalu menjaga kebersihan aquascape atau aquarium, dengan membersihkan aquascape secara teratur. Bisa juga dengan menambah ikan pemakan alga dan bakteri seperti ikan sapu, atau bisa juga ditambah udang hias. Beberapa jenis udang hias memakan alga dan bakteri yang dihasilkan oleh ikan dan tanaman di aquascape. Mengenai udang hias sudah saya bahas di sini http://santaisaja.net/jenis-udang-hias/. 

Penggunaan anti jamur dalam jangka panjang dan secara terus menerus dapat menimbulkan efek yang berbahaya. Olah karena itu, penggunaan anti jamur ini untuk hal-hal yang tidak perlu atau  hal-hal yang sebenarnya dapat dihindari sebaiknya tidak dilakukan.

Sumber : [You must be registered and logged in to see this link.]

zougie
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 3
Points : 1132
Reputation : 1
Join date : 2015-10-22
Age : 28
Location : surakarta

http://santaisaja.net

Back to top Go down

default Re: Infeksi Jamur pada Ikan

Post by #B-Nineteen on Thu 22 Oct 2015, 11:04

Terima kasih bro Zougie infonya, semoga bermanfaat bagi member IFC  Twisted Evil , Reputation +1

_________________
~Paint your life with a beautiful fish~
avatar
#B-Nineteen
Global Moderator
Global Moderator

Posts : 90
Points : 1743
Reputation : 3
Join date : 2014-05-20

Back to top Go down

default Re: Infeksi Jamur pada Ikan

Post by zougie on Thu 22 Oct 2015, 11:09

sama-sama bro [You must be registered and logged in to see this link.] , semoga bermanfaat

zougie
Egg Fish
Egg Fish

Posts : 3
Points : 1132
Reputation : 1
Join date : 2015-10-22
Age : 28
Location : surakarta

http://santaisaja.net

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum